Tanaman hortikultura (sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dan biofarmaka/obat) bernilai ekonomi tinggi namun memiliki tingkat risiko kerusakan pasca-panen (perishable) yang besar. Sektor ini mensyaratkan intervensi teknologi pertanian presisi seperti greenhouse, irigasi tetes (drip irrigation), hingga hidroponik.
Sayuran Daun dan Sayuran Buah (Olerikultura)
Manajemen rotasi tanam intensif untuk komoditas pasar harian. Membahas teknis bedengan, aplikasi mulsa plastik hitam perak (MPHP), hingga pengendalian layu fusarium.
- Standar EC dan pH Nutrisi AB Mix Sayuran Hidroponik
- Budidaya Cabai Merah, Tomat, dan Melon Sistem Turus
Tanaman Buah-buahan (Pomologi)
Teknik memaksa tanaman buah berproduksi di luar musim (off-season) dan manajemen pemangkasan bentuk tajuk agar intensitas matahari maksimal.
- Teknik Pruning dan Pembuahan Durian, Alpukat, dan Mangga
- Aplikasi Paklobutrazol dan Pupuk Kalium Tinggi (Fase Generatif)
Tanaman Hias dan Tanaman Obat (Florikultura & Biofarmaka)
Fokus pada estetika daun/bunga dan optimalisasi kandungan senyawa aktif pada tanaman rimpang.